Pemimpin Muda Hadapi Tragedi: Pernyataan Moral dan Sikap Bertanggung Jawab Usai Insiden Pesta Rakyat Garut

Caption : Maula Akbar dan Putri Karlina menyampaikan pernyataan duka dan permohonan maaf secara terbuka kepada keluarga korban tragedi dalam acara makan gratis di Alun-Alun Garut, Sabtu (19/7/2025). Pasangan pengantin ini mengaku sangat terpukul atas insiden yang merenggut tiga nyawa dan melukai puluhan lainnya. (Foto diambil dari screenshot video saat menyampaikan klarifikasi dalam konferensi pers)

“Saya mati-matian memastikan acara saya tanggal 16 tidak mengganggu aktivitas warga. Saya bahkan masih berkeliling ke sekolah-sekolah satu hari sebelum acara, memastikan tidak ada jalan yang ditutup atau aktivitas publik terganggu,” tuturnya.

Terkait informasi yang beredar mengenai pesta rakyat tanggal 14–17 Juli, Putri Karlina menyatakan bahwa informasi tersebut tidak pernah dikonfirmasi oleh pihaknya.

“Saya tidak pernah menyebutkan adanya pesta rakyat. Bahkan dalam wawancara podcast pun saya berhati-hati agar tidak menyampaikan sesuatu yang bisa memicu kerumunan,” jelasnya.

Sebagai catatan. Tragedi dalam acara makan gratis ini menjadi pengingat pentingnya manajemen risiko dalam setiap kegiatan publik berskala besar, terlebih yang melibatkan kerumunan. Meskipun niat kedua mempelai adalah untuk berbagi kebahagiaan, hasil di lapangan sangat jauh dari harapan.

Baca Juga:  Pemerintah Desa Simpen Kidul Salurkan BLT Dana Desa 2025, Warga Antusias

Baik Maula Akbar maupun Putri Karlina menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab secara moral dan hukum. Mereka berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi semua pihak dalam menyelenggarakan kegiatan serupa ke depan. (Indra R|Fakta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *